Everything you need for your creative project



Radio Pasisia Online native berbasis flash dan membutuhkan adobe Flash 10 + support Silahkan Download.

Download Flash Disini.



HTML, Email, Blogger, WordPress, PSD, Joomla, Magento

Our Blog

Romantisme Bukit Langkisau

80-80-(ah-personal) 80d 80x80 80x80 80x80b 80x80-wp admin-thumb avatar avatarb brody d f icon icon_wego_drupalf icond icon-opencart logo mt-cool-thumb 80-80-(ah-personal) 80d 80x80 80x80
Menuju Bukit Langkisau – Bukit Langkisau yang tingginya kurang lebih 500 meter ini, berada tepat di sebelah barat kota Painan. Bukit ini kerap digunakan oleh penggiat olahraga paralayang dalam setiap kegiatan yang berlangsung di provinsi Sumatera Barat. Dari puncak bukit, dapat terlihat sekeliling kota Painan dan juga kota Padang yang sekilas dapat terlihat dalam titik kecil. Bukit ini berjarak sekitar 75 km dari kota padang. Transportasi menuju bukit ini pun mudah, tersedia bis yang dapat mengantar anda hingga ke atas bukit cukup dengan membayar Rp 15.000,00 dari kota padang anda menempuh waktu perjalanan sekitar 2 jam. Mendaki Bukit Langkisau biasanya dilakukan pengunjung saat sore hari untuk menunggu saat-saat Matahari terbenam yang tampak indah dan berkilau.

Menuju Bukit Langkisau, perjalanan melalui jalanan berkelok, lalu di kanan kiri pohon rindang. Sesekali pohon rindang tak tampak dan yang muncul hanya panorama menakjubkan berupa laut nun jauh di bawah sana. Sampai di pelataran parkir, cukup berjalan kaki menaiki tangga. Sebentar saja, hanya beberapa anak

tangga dan saya sampai di puncak bukit. Sampai di puncak bukit, laut lepas dan Kota Painan menjadi pemandangan dominan. Bukit yang bentuknya melandai tersebut terhampar rumput hijau yang lapang. Namun, tepian itu seakan tak ada ujung, melainkan membulat ke bawah. Hati-hati saat melangkah untuk melihat panorama semakin dekat. Bisa-bisa terus berjalan, malah akan terjatuh. Menjelang sore, apalagi di akhir pekan, tepian bukit pun ramai dipadati pengunjung. Memang, lokasi ini terutama pada senja hari begitu romantis.

Lautan di depan mata itu adalah Samudera Hindia. Berjejeran Pantai Salido dan Teluk Painan. Lekuk-lekuk kota di pesisir pantai itu pun tampak jelas. Jangan buru-buru beranjak, tunggu saat senja datang untuk menantikan matahari terbenam di bukit ini. Semburat jingga di cakrawala samudera begitu cantik, sayang untuk anda lewatkan.

Bukit Langkisau bukan sekadar untuk menikmati panorama. Para penggemar olahraga paralayang menjadikan bukit ini sebagai lokasi mereka “terbang”. Di kawasan ini komunitas paralayang biasa tampil. Tak hanya itu, bukit ini pun menjadi lokasi acara-acara lomba paralayang hingga tingkat nasional dan internasional. Pengunjung bisa saja mencoba sendiri paralayang. Terbang di atas lautan dan kota Painan tentu meninggalkan kesan lebih mendalam dibanding sekadar duduk-duduk menikmati panorama. Cobalah uji adrenalin dengan “terbang” dengan paralayang.

Selain Bukit Langkisau, Kabupaten Pesisir Selatan menyimpan daya tarik lainnya seperti Pantai Carocok dan pulau-pulau yang cantik. Kabupaten ini memiliki 57 pulau yang menyimpan potensi wisata. Beberapa pulau yang sudah berkembang sebagai destinasi wisata adalah Pulau Cubadak, Pulau Karabak, Pulau Babi, dan Pulau Cingkuak.

Sayang, belum ada hotel berbintang di Kota Painan. Beberapa pulau memang memiliki penginapan semacam resor. Di Kota Painan sendiri hanya memiliki hotel melati biasanya untuk para backpacker.

Namun, jangan jadikan keterbatasan ini sebagai alasan. Bukit Langkisau sangat layak untuk dikunjungi. Bukit ini menyimpan panorama nan romantis.

Sumber : apaadanya.com

Designed By pasisia

Gambar tema oleh richcano. Diberdayakan oleh Blogger.