Everything you need for your creative project



Radio Pasisia Online native berbasis flash dan membutuhkan adobe Flash 10 + support Silahkan Download.

Download Flash Disini.



HTML, Email, Blogger, WordPress, PSD, Joomla, Magento

Our Blog

Randang Lokan dan Udang menjadi primadona di Pesisir Selatan

80-80-(ah-personal) 80d 80x80 80x80 80x80b 80x80-wp admin-thumb avatar avatarb brody d f icon icon_wego_drupalf icond icon-opencart logo mt-cool-thumb 80-80-(ah-personal) 80d 80x80 80x80
Siapa yang tidak kenal dengan randang? Masakan yang satu ini telah puluhan tahun menjadi primadona di semua kalangan baik turis lokal maupun turis domestik. Makanan yang satu ini berasal dari Padang Sumatera Barat. Sambal yang berwarna hitam kecoklatan ini konon terkenal sejak Hindiabelanda yang pada waktu itu masakkan ini sengaja di buat oleh orang melayu untuk menjamu para tamu asing yang datang ke indonesia khususnya ke Padang Sumatera Barat. Tujuanya sangat unik yaitu untuk memberikan kesan kepada penikmantnya tentang rasa persaudaraan dan tentang rasa kebersamaan.

Konon ceritanya siapa saja yang mencicipi rendang, pasti dia datang lagi untuk mencicipinya. Begitulah mitos atau kepercayaan orang minang pada masa dulunya hinga sekarang. Barang siapa yang tidak mencicipi masakkan yang berwarna hitam kecoklatan ini dia pasti akan menyesal seumur hidupnya. Begitulah kata-kata yang di lontarkan oleh ibu Marni “ ode.... kok dak perna mangicok randang ko...a.. yo.. ala lai.....pasti manyasa  saumua hidup ma...” begitu kata-kata yang keluar dari mulut ibu Marni.

Randang salah satu masakan yang melambangkan kegembiraan, senang, dan rasa bersukur kepada Allah SWT. Menurut mitos orang  Minang, randang adalah salah-satu mengambarkan bentuk upacara yang melambangkan rasa yang tak terhingga. Sehingga masakkan ini bisa melukiskan tentang apa yang di rasakan oleh orang yang membuatnya. Randang sering kita jumpai di acara presepsi pernikahan, kenduri atau acara sunat Rasul.

Randang menurut ceritanya, orang yang membuat randang, ketika membuat randang harus gembira, sering maota, atau berbicara karena dengan dengan melakukan hal tersebut akan menambah rasa gurih dan renya pada rendang tersebut. Menurut amak Gaek salah seorang pembuat randang yang terkenal di Pesisir Selatan Suamatera Barat “ Randang tu kalau awak dak maota mangarajoan, dak ka lamak yo ta do... tu? awak dak buliah kusik masek do” begitulah kata amak Gaek yang tak diragukan lagi kelihaiyannya dalam membuat randang.

Sumatera Barat khususnya Padang, memang tradisi membuat randang adalah hal yang biasa. Randang yang biasa disajikan di Padang berbahan dasar sapi dan kambing. Tetapi berbeda di daerah Padang dibagian Pesisir Selatan randang yang di sajikan berbahan dasar kerang atau biasa di sebut orang Pesisir Lokan dan udang. Mengenai rasanya tak di ragukan lagi, sangat gurih. Apalagi kalau di makan di tengah sawah atau di tepi laut rasanya sangat enak. Sebab rasa rendang yang pedas di diginkan oleh agin yang berhembus.

Masakan rendang di wariskan secara turun temurun oleh orang Padang kepada anak-anaknya. Karna salah satu yang menjadi identistas orang Padang adalah bisa membuat randang. Kata-kata tersebut di lantunkan oleh ibu Nasri salah seorang pemilik rumah makan randang di Pesisir Selatan menurutnya “ randang ko a .. ala manjadi identitas urang padang... dak ado urang padang yang dak pandai masak randang do.. apolagi padusi... kalau dak pandai? malu wak dinyo” begitulah kata yang dikeluarkan ibu Nasri di selah-selah kesibukkanya sambil menghidangkan masakan randang.

Randang Lokan dan Udang sudah sepuluh tahun terahir menjadi menu andalan di Pesisir Selatan. Tak jarang masakan yang satu ini selalu di minati oleh para peminat wisata kuliner. Randang Lokan selalu laris manis di serbu peminatnya. Maka tak jarang menu yang satu ini selalu habis ketika empat jam di sajikan. Bahan baku dari masakan ini menjadi kendala utama masakan randang ini. Salah satunya yaitu lokan, lokan susah di cari karena air pasang sering naik dan juga faktor lahan sawit, lahan banyak di keringkan akibatnya tak ada lagi tempat untuk mencari Lokan.

Menurut ibu Nasri pemilik rumah makan Pesisir Selatan Km 270 kota Padang mengemukakan “ kini yang jadi kendalah adalah Lokan, lokan susah dicari kini, karano lahan lah banyak di keringkan dan juga faktor air pasang yang acok gadang”. Begitu penuturan ibu Nasri kepada kami.

Perbedaan randang Pesisir Selatan dengan randang yang lain adalah selain corak warnanya yang agak gelap, atau coklat kehitaman juga dengan rasa kaldunya yang kuat. Perbedaan yang diminan adalah dari segi bahan bakunya. Kebanyakkan randang menggunakan bahan mentah daging sapi, kerbau ataupun kambing. Tetapi bahan yang digunakan Randang Pesisir ini adalah Lokan dan Udang. Sehingga tak jarang orang yang dari kota Padanng Pargi ke Pesisir selatan hanya untuk mencicipi randang Pesisir Selatan.

Beitulah bentuk kontraversi masalah makan yang satu ini, banyak hal yang dapat di gambarkan atau diekpresikan lewat masakkan. Tergantung kita lagi yang menyikapinya. Tapi pada hakikatnya makanan adalah salah satu hasil karya seni yang tinggi, yang tak semua orang bisa melakukanya. Terkadang kita bisa terkagum-kagum melihat ragam dan bagaimana cara orang atau daerah mengepresikannya dan itu semua wajib kita hargai dan kita nikmati seperti halnya Randang. Apapun bentuknya tetapi rasanya tetap gurih dan nikmat.
 
Anda pun juga bisa membuat randang Padang, Pesisir Selatan yang terkenal tersebut, tertarik untuk mencoba membuat rendang padang ?
 
Resep Membuat Rendang Padang
Bahan:
1.    1 ½ kilo lokan/Udang
2.    12 gelas santan dari 3 butir kelapa
3.    2 biji asam kandis
4.    1 batang serai, memarkan
5.    1 lembar daun kunyit
6.    2 lembar daun jeruk purut
7.    Garam secukupnya

Haluskan:
1.    1 ons cabe merah
2.    15 buah bawang merah
3.    6 siung bawang putih
4.    5 buah kemiri
5.    2 cm jahe
6.    3 cm laos (yang ini tidak perlu dihaluskan, cukup di keprak saja)

Cara membuat:
•    Udang/ lokan dibersihkan.
•    Dalam wajan: rebus santan dengan bumbu-bumbu yang dihaluskan plus daun-daun dan asam kandis.
•    Aduk terus sampai mengental agar santannya tidak pecah. Kalau sudah mulai keluar minyak masukan potongan-potongan daging
•    Aduk terus dan dimasak dengan api sedang. Kalau mau dihitamkan kecilkan apinya.
Ada juga tips untuk membuat rendang Pesisir Selatan agar lebih mantap, seperti rendang padang asli yang dijual di rumah makan padang, Pesisir Sealatan.

Tips :
- Sedikit tambahan untuk resep tsb (supaya lebih enak,boleh di test):
* 1kg daging, kelapanya 3 butir dibuat santan kental, jadi kalau 1,5 kg sebaiknya 5 butir kelapa.
* Ditambah 3 lembar daun salam, juga untuk serai ditambah jadi 2 batang, daun jeruk ditambah menjadi 4 lembar
* Ditambah 2 sdm kelapa parut sangrai yang sudah digiling halus (sampai keluar minyak)
* Sedikit gula, bila suka
* Kalau ingin rasanya lebih sarat bumbu, cabe, bawang putih & merahnya boleh ditambah lagi
* Supaya lebih meresap bumbunya, sebaiknya daging diungkep dulu bersama dengan semua bumbu & daun, setelah air lokan/ udang kering baru  masukan santan, diaduk terus sampai mendidih. Kecilkan api, masak sampai bermiyak (hitam) dengan sekali-sekali diaduk agar tidak lengket & matangnya merata.

Penulis: Deri Wan Minto

Designed By pasisia

Gambar tema oleh richcano. Diberdayakan oleh Blogger.