Everything you need for your creative project



Radio Pasisia Online native berbasis flash dan membutuhkan adobe Flash 10 + support Silahkan Download.

Download Flash Disini.



HTML, Email, Blogger, WordPress, PSD, Joomla, Magento

Our Blog

Geliat Pembangunan Pariwisata Pessel Butuh Investor

80-80-(ah-personal) 80d 80x80 80x80 80x80b 80x80-wp admin-thumb avatar avatarb brody d f icon icon_wego_drupalf icond icon-opencart logo mt-cool-thumb 80-80-(ah-personal) 80d 80x80 80x80
Program pembangunan Pesisir Selatan (Pessel) khususnya di sektor pariwisata, diyakini membawa perubahan besar bagi kemajuan daerah dan ksejahteraan masyarakat setempat di masa yang akan datang. Hal ini disebabkan karena Pessel merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Barat yang memiliki berbagai panorama alam indah yang memanjang dari Utara batas Kota Padang hingga Kabupaten Muko muko, Provinsi Bengkulu dengan garis pantai mencapai 264, 2 kilometer.

Salah satu kawasan wisata yang menjadi ciri khas dari kabupaten ini yaitu Jembatan Akar yang ada di Nagari Puluik Puluik, Kecamatan Bayang Utara.  Tidak hanya itu, kawasan wisata lain berupa kawasan pesisir pantai dan pulau-pulau kecil serta kawasan alam dengan bukit yang membentang serta air terjun, melengkapi keindahan alam Pesisir Selatan.

Kawasan pariwisata merupakan andalan dari kabupaten ini, sehingga Pessel  menjadi salah satu daerah kunjungan wisata utama di Sumbar. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) harus berperan aktif dalam mengelola kawasan wisata tersebut, sehingga dapat memberikan pengaruh yang baik bagi kemajuan daerah. Sejauh ini, pemerintah telah melakukan pembangunan berbagai sarana prasarana di kawasan wisata untuk kenyamanan dan keamanan para wisatawan. Bupati Kabupaten Pessel Nasrul Abit, mengatakan Pessel sudah menjadi salah satu daerah kunjungan wisata utama di Sumbar. Untuk itu, perlu ditingkatkan kenyamanan para pengunjung dengan pembenahan berbagai sarana prasarana penunjang, terutama sekali pada kawasan-kawasan seperti Pantai Carocok di Painan, Bukit Langkisau, Kawasan Wisata Mandeh dan Jembatan Akar.

Pengembangan berbagai sarana untuk menjawab kebutuhan pengunjung yang selalu meningkat dari hari ke hari, dilakukan secara serius oleh Pessel dengan melibatkan berbagai SKPD yang ada. Berbagai sarana penunjang itu diakui cukup mendesak akibat membludaknya tingkat kunjungan, terutama pada hari libur bahkan diakui, semua itu diluar prediksi sehingga dibutuhkan kerja keras semua stake holder .
         
Berdasarkan keterangan yang diberikan Bupati Pessel Nasrul Abit, menyatakan bahwa, tahun lalu Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pessel sudah memulai pembangunan jalan lingkar dari Salido ke kawasan wisata Pantai Carocok, melingkari Bukit Langkisau sepanjang 3 kilometer. Pembangunan jalan ini semakin ditingkatkan hingga pada tahun 2014, sehingga akan menambah kenyamanan para pengunjung, disamping juga semakin bertambahnya luas kawasan. Menurut Bupati, saat ini rata-rata tingkat kunjungan wisata ke Pessel mencapai 10 ribu orang dalam sepekan. Puncak kunjungan itu terjadi pada hari-hari libur, termasuk juga Sabtu dan Minggu.
        
Dengan telah dibukanya jalan lingkar sepanjang 3 kilometer dari Salido menuju Pantai Carocok, maka kawasan ini menjadi kawasan strategis untuk mengembangkan usaha khususnya perhotelan dan tempat penginapan/wisma. Tidak hanya itu, pengembangan usaha di bidang rumah makan dan toko-toko serta tempat permaian juga menjanjikan bagi para Investor. Pemkab Pessel memberikan peluang seluas-luasnya kepada Investor yang berniat, dengan kemudahan dalam berurusan melalui pelayanan satu pintu. Sebab potensi pengembangan usaha di bidang perhotelan, sudah sangat menjanjikan dengan lokasi yang juga sangat strategis di selingkaran perbukitan kawasan wisata Puncak Langkisau, Painan.

Tidak hanya Pemerintah dan SKPD terkait namun pembangunan dalam rangka mengembangkan potensi wisata juga membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat. Dukungan itu bukan saja melalui sikap dan perilaku yang ramah, tapi juga terbuka terhadap Investor. Karena tanpa dukungan Investor daerah akan sulit menjawab berbagai sarana yang dibutuhkan terutama sekali sarana perhotelan dan sarana permainan lainnya yang berfungsi sebagai daya tarik pengunjung.

Dengan adanya kegiatan pembangunan kawasan wisata ini, diharapkan Investor terutama bagi para Perantau Minang yang ada di perantauan memberikan partisipasi dan konstribusinya untuk menunjang pembangunan tersebut. Penanaman modal oleh para Perantau Minang di luar Daerah Sumatera Barat akan memberikan pengaruh yang berarti bagi pembangunan berbagai sarana prasarana penunjang di sektor wisata sehingga pembangunan dapat dilakukan secara lancar dan sukses. Dengan demikian, tidak hanya partisipasi masyarakat daerah yang berperan dalam pengembangan kawasan wisata di Kabupaten Pessel ini, tetapi para Perantau Minang juga ikut memberikan perannya dalam pembangunan nagari dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di ranah.
 
Sumber : Padang Ekspres

Designed By pasisia

Gambar tema oleh richcano. Diberdayakan oleh Blogger.