Everything you need for your creative project



Radio Pasisia Online native berbasis flash dan membutuhkan adobe Flash 10 + support Silahkan Download.

Download Flash Disini.



HTML, Email, Blogger, WordPress, PSD, Joomla, Magento

Our Blog

Benteng Portugis di Pulau Cingkuak

80-80-(ah-personal) 80d 80x80 80x80 80x80b 80x80-wp admin-thumb avatar avatarb brody d f icon icon_wego_drupalf icond icon-opencart logo mt-cool-thumb 80-80-(ah-personal) 80d 80x80 80x80


Nama
:
Kompleks Benteng Pulau Cingkuk




Jenis
:
Kolonial
Periode/Tahun
:
1500-an
Keletakan


- Jalan
:

- Jorong
:
Pulau Cingkuk
- Nagari
:
Painan
- Kecamatan
:
Kec. IV Jurai
- Kabupaten
:
Pesisir Selatan
- Provinsi
:
Sumatera barat
Astronomi
:
S 01021’10,7 E 100033’32,8
Latar Sejarah
:
Benteng Pulau Cingkuk ini merupakan pertahanan dari Bangsa Portugis di Pantai Barat Sumatera.


 Deskripsi :

Latar Sejarah:

 Peninggalan-peninggalan arkeologi yang terdapat di dalam Pulau Cingkuk yaitu sisa-sisa benteng yang yang tidak utuh hanya berupa tembok pagar sebelah timur, pintu utama di bagian barat, dan dermaga di sebelah timur. Selain itu juga terdapat nisan makam dari bahan batu marmer bertuliskan bahasa Portugis dan sebuah lubang (sumuran).

Sisa-sisa tembok yang relatif masih utuh berada di sebelah timur membujur ke arah utara-selatan. Tembok sisi utara berukuran panjang 27 meter, tinggi 2,5 meter, tebal 1meter. Sedangkan pada sisi kiri (selatan) berukuran panjang 9,9 meter, tinggi 2,5 meter, dan tebal 1 meter. Pintu utama di sebelah timur berukuran lebar 3,25 meter.
Tembok yang lain umumnya sudah banyak yang runtuh. Tembok-tembok tersebut sebagian besar tersusun dari batuan andesit. Pada bagian sisi selatan dan barat tidak ada bekas-bekas tembok. 
Pada sebelah barat terdapat sebuah pintu gerbang yang relatif masih utuh. Pintu ini terbuat dari bata merah. Lubang pintu gerbang ini melengkukng di bagian atas, mempunyai ukuran lebar 1,58 meter, tinggi lengkung 2,8 meter, dan tebal 43cm . Pintu ini dihubungkan dengan tembok pagar keliling, tetapi yang dapat terlacak hanya sepanjang 3,8 meter.
Nisan makam berada di sisi sebelah barat dekat pitu gerbang. Nisan makam tersebut terbuat dari bahan batu marmer putih, berukuran panjang 162 cm, lebar 85 cm, tinggi 45 cm, membujur kearah utara. Pada bagian atas tengah terdapat lambang Bangsa Portugis (?). Di bawah lambang ini terdapat tulisan huruf latin berbahasa Portugis .
Pada sebelah timur keberadaan nisan marmer ini kira-kira 50 meter terdapat bekas lubang yang sudah terbuka. Berdasarkan sisa-sisanya, lubang tersebut pada bagian atas ditutup dengan bata merah yang disusun secara melengkung ke atas. Lubang tersebut berukuran panjang 1,8 meter, lebar 50 cm, dan kedalaman lubang 78 cm.
Bekas dermaga berada di sebelah timur Pulau Cingkuk. Dermaga ini berupa susunan dari batu andesit. Kondisinya sudah rusak parah karena terkikis oleh air laut. Sisa-sisa yang masih dapat dilihat berukuran panjang ±20 meter dengan lebar 3 meter
Luas Bangunan
:

Luas lahan
:
2 (dua) Ha

Status pemilikan/ Penguasaan
:
Pemerintahan Kabupaten Pesisir Selatan
Batas
:

- Utara
:
Laut
- Selatan
:
Laut
- Barat
:
Laut
- Timur
:
Laut
Riwayat Penelitian/ Pengelolaan
:
Balai P3 Batusangkar, Balai Arkeologi Medan, Pemkab. Pesisir Selatan
Tanggal pendataan : 24 April 2007
Pencatat : Mastur

Designed By pasisia

Gambar tema oleh richcano. Diberdayakan oleh Blogger.