Everything you need for your creative project



Radio Pasisia Online native berbasis flash dan membutuhkan adobe Flash 10 + support Silahkan Download.

Download Flash Disini.



HTML, Email, Blogger, WordPress, PSD, Joomla, Magento

Our Blog

Souvenir Berbahan Baku Kerang dari Pessel

80-80-(ah-personal) 80d 80x80 80x80 80x80b 80x80-wp admin-thumb avatar avatarb brody d f icon icon_wego_drupalf icond icon-opencart logo mt-cool-thumb 80-80-(ah-personal) 80d 80x80 80x80
Kira- kira apa ya jawaban wisatawan yang datang ke Pesisir Selatan, bila disodori pertanyaan yang satu ini  "Hal apa saja yang mungkin anda suka saat berwisata ke Pesisir Selatan?". Bermacam jawaban mungkin saja kita terima : Pantai Carocok, Langkisau, Pulau Cingkuak, Pulau Cubadak, Mandeh, Pasir Putih Kambang, Rendang Lokan, Gulai Lauak Karang, Ikan Teri, Mancing, Air Terjun Pelangi Balaiselasa, Timbulun, banana boat, jetsky, flying fox. Ya.. mungkin hanya itu saja yang kita dengar dari pengunjung. Tapi tak satupun yang menyebut tentang "Souvenir atau Cendra mata".

Bercerita tentang souvenir ini, kami menelusuri sesudut kehidupan pelaku wisata di kota painan. Kami ajak para pembaca untuk mengenal sosok seorang anak muda bernama Azwizal Rinofa (33 Th) yang akrab dipanggil Rino Lumbo- lumbo. Rino dengan kegigihannya telah merintis usaha kerajinan kerang laut sejak 4 tahun terakhir.

Lokasi usaha souvenir Rino di carocok, sebelum pengembangan kawasan - Foto: Jun Luo


Dengan modal yang terbatas, rino memulai usaha souvenir kerang lautnya dari waktu ke waktu, Usahanyapun mulai dikenal banyak orang. "Tapi namanya usaha juga seperti air laut, ada pasang naik dan ada pasang surut. Sebenarnya untuk bahan baku sudah cukup tersedia di sini, kita tinggal cari saja ke pinggiran pantai", katanya. Kendala hanya soal tenaga yang minim, karena memang sulit mengumpulkan komunitas yang mau serius menggeluti jenis usaha ekonomi kreatif yang satu ini. Akhirnya saya harus mencari bahan baku dan mengerjakannya sendiri. Pastilah saya ndak bisa memproduksi karya dengan jumlah banyak", tambah Rino.

Souvenir yang dibuat oleh rino murni dari olahan tangan terampilnya, sangat sederhana tanpa menggunakan peralatan mesin. Beberapa produk yang dihasilkan oleh "Pila Kerinduan" (begitu rino menamai tempat usahanya*) secara umum bentuknya berupa:  gantungan kunci, asbak, pajangan utk meja yang rata- rata dibandrolnya mulai dari harga Rp 10.000,- sampai dengan Rp. 50.000,-.

Tapi untuk edisi terbaru tahun ini, Rino mulai fokus mengembangkan jenis souvenir yang sedikit lebih exlusive, "khusus buat yang memesan saja", katanya. "Bentuknya berupa hiasan kerang yang diberi kotak seperti aquarium. Produk yang satu ini dibandrol mulai dari harga Rp 200.000,- (ukuran kecil), Rp. 500.000,- Ukuran sedang), Rp 1 Jt (ukuran besar) hingga ada yang Rp. 1,5 Juta untuk yang ingin ditambah hiasan lampu. Pemesanan hanya untuk 10 buah, yang dikerjakannya dalam waktu 1 bulan", jelas Rino. Produk seperti contoh dalam gambar berikut: 


Diakhir wawancara, ia menyampaikan beberapa harapan dan uneg- unegnya tentang kondisi pariwisata daerah yang semakin ramai dikunjungi wisatawan. "Kita setuju saja dengan program daerah dalam mengembangkan carocok. Tentu tempat wisata kita butuh infrastruktur dan fasilitas yang lebih baik. Sebagai putra daerah, saya hanya berharap adalah sedikit kebijakan yang dapat menghargai hasil karya anak negri ini", tutup Rino.

NB: Bagi yang berminat memesan Cendra Mata/ Souvenir Karya Rino, Silahkan hubungi :
Contact Person : 081275974424 
Pin BB              : 7f8cc977

Designed By pasisia

Gambar tema oleh richcano. Diberdayakan oleh Blogger.