Everything you need for your creative project



Radio Pasisia Online native berbasis flash dan membutuhkan adobe Flash 10 + support Silahkan Download.

Download Flash Disini.



HTML, Email, Blogger, WordPress, PSD, Joomla, Magento

Our Blog

Pembangunan Jembatan Layang

80-80-(ah-personal) 80d 80x80 80x80 80x80b 80x80-wp admin-thumb avatar avatarb brody d f icon icon_wego_drupalf icond icon-opencart logo mt-cool-thumb 80-80-(ah-personal) 80d 80x80 80x80
ICON DAERAH KAB. PESSEL - KARYA TRI WIJAYANTO, ST
PAINAN, - Pemkab Pesisir Selatan sedang mengupayakan pembebasan lahan untuk pem­bangu­nan jembatan layang penghubung Bukit Putus - Bukit Langkisau dan pembangunan jalan lintas objek wisa­ta Carocok-Puncak Langkisau ke Air Terjun Timbulun Painan Timur.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Pessel Gunawan Senin (1/9) menyebut­kan, tahun 2014 ini ditargetkan jalan utama atau jalan lintas objek wisata dari Carocok, Puncak Langkisau ke Air Terjun Tim­bulun hendaknya rampung. Termasuk merampung­kan pem­bangunan jalan penunjang disisi barat Bukit Langkisau yang sudah dikerjakan dari Jembatan Salido ke pantai Salido dan penyelesaian diteruskan ke Pantai Carocok Carocok.

“Sementara jalan utama dari Carocok ke Puncak Langkisau telah selesai. Sekarang yang sedang diusahakan adalah jalan dari Puncak Langkisau ke pinggir Jalan Nasional yang merupakan ujung terdekat dengan Bukit Putus. Jadi jembatan layang dibangun antara Bukit Langkisau dan Bukit Putus. Dari Bukit Putus di­sam­bung dengan jalan menuju Bukit PDAM dan terus menuju Bukit Baling Baling,” katanya.

Dari Bukit PDAM sudah ada jalan evakuasi tsunami menuju kearah Painan Timur. Jadi dari Bukit Putus ke Bukit PDAM pembangunan jalan tidak terlalu panjang, hanya sekitar 1 km. Penambahan jalan kemudian juga dilakukan di ujung jalan evakuasi tsunami. “Jadi pem­bebasan lahan yang sedang diusahakan tersebut adalah dititik titik yang masih belum ada jalannya saja,” katanya.

Selanjutnya Bupati Pessel Nasrul Abit menyebutkan, pembangunan jalan lintas wisata Painan ini merupakan perencana­an besar pengembangan objek wisata di daerah itu oleh Pemkab Pessel. Pembangunannya berlang­sung secara bertahap dan sebagiannya telah terlaksana.

Nasrul Abit meyakini, jalur lingkar itu dapat membuat betah pengunjung bila datang ke Painan. Hanya dengan satu kali kunjungan, maka tiga objek wisata dapat disambangi.

Terkait pembebasan lahan Nasrul Abit meminta dukungan ninik mamak dan tokoh masya­rakat di Painan. “Tanpa  dukung­an dari ninik mamak dan tokoh masyarakat tentu akan sulit merealisasikan program dan perencanaan pembangunan yang dibuat,” katanya.

Disebutkannya, bila pem­bebasan lahan berjalan dengan lancar insya allah paling lambat pembangunan jembatan layang bisa terlaksana. “Kami akan cari dukungan dana ke Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat,” pungkasnya. (h/har)

Sumber : HarianHaluan.com

Designed By pasisia

Gambar tema oleh richcano. Diberdayakan oleh Blogger.