Everything you need for your creative project



Radio Pasisia Online native berbasis flash dan membutuhkan adobe Flash 10 + support Silahkan Download.

Download Flash Disini.



HTML, Email, Blogger, WordPress, PSD, Joomla, Magento

Our Blog

Rumah Gadang Mande Rubiah

80-80-(ah-personal) 80d 80x80 80x80 80x80b 80x80-wp admin-thumb avatar avatarb brody d f icon icon_wego_drupalf icond icon-opencart logo mt-cool-thumb 80-80-(ah-personal) 80d 80x80 80x80
 
Rumah Gadang Mande Rubiah terletak di Kecamatan Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Rumah Gadang ini merupakan salah satu situs budaya dan sejarah Minangkabau masa dulunya.

Jarak dari Padang ke lokasi Rumah Gadang ini atau tepatnya Kecamatan Lunang mencapai 236 km dengan waktu tempuh sekitar 6 jam. Sedangkan jarak Painan (Ibukota Kabupaten Pesisir Selatan)  ke Lunang mencapai 170 km dengan waktu tempuh diperkirakan mencapai 4 jam. Jalan yang dilalui merupakan Jalur Lintas Barat Sumatera dengan intensitas kendaraan sedang dan sebagian besar jalan sudah beraspal dalam kondisi baik.

Rumah Gadang Mande Rubiah ini diresmikan sebagai museum sejarah dan budaya nasional semenjak 08 Maret 1980 oleh Pemerintah, dan sudah direnovasi. Dalam rumah gadang ini dipamerkan berbagai benda seni dan pusaka yang diperkirakan umurnya sudah lebih dari 5 abad. Disekitar Rumah Gadang juga terdapat Kompleks Pemakaman keturunan Kerajaan Pagaruyung dan Ulama penyebar agama Islam, seperti Makam Bundo Kanduang (Mande Rubiah), Makam Puti Bungsu,Makam Dang Tuangku, Makam Cinduo Mato (kurang lebih 100 m dari kompleks pemakaman ini) dan Makam Syekh Malak Ibrahim penyiar syariah Tarekat Syattariah pertama di Lunang.

Mande Rubiah adalah Bundo Kanduang dari Kerajaan Pagaruyung yang meninggalkan Kerajaan Pagaruyung untuk menghindari peperangan dan mengasingkan diri menuju negeri Pagar Dewa negeri yang pernah dikuasai oleh Moyangnya Indo Jati, pada waktu itu telah berdiri Kerajaan Indopuro di Inderapura atau Lunang sekarang (kerajaan ini eksis hingga tahun 1911 yaitu Raja yang terakhir Sultan Firmansyah). Sesampainya di Lunang, Bundo Kanduang mengganti namanya menjadi Mande Rubiah.

Designed By pasisia

Gambar tema oleh richcano. Diberdayakan oleh Blogger.