Everything you need for your creative project



Radio Pasisia Online native berbasis flash dan membutuhkan adobe Flash 10 + support Silahkan Download.

Download Flash Disini.



HTML, Email, Blogger, WordPress, PSD, Joomla, Magento

Our Blog

Kawasan Wisata Mandeh

80-80-(ah-personal) 80d 80x80 80x80 80x80b 80x80-wp admin-thumb avatar avatarb brody d f icon icon_wego_drupalf icond icon-opencart logo mt-cool-thumb 80-80-(ah-personal) 80d 80x80 80x80
Kabupaten Pesisir Selatan merupakan salah satu daerah yang terletak di provinsi Sumatera Barat Indonesia. Pesisir Selatan memiliki banyak pilihan tempat untuk wisata. Salah satu suguhan utama pesisir selatan adalah wisata bahari. Dan yang menjadi andalan wisata baharinya adalah Kawasan Wisata Mandeh. Kawasan Wisata Mandeh sebenarnya terletak di dua kabupaten dan kota, Kabupaten Pesisir Selatan dan Kota Padang. Namun, saat ini yang menjadi pusat pengembangan (Pulau Cubadak) terletak di Kabupaten Pesisir Selatan. Tepatnya di kecamatan Koto XI Tarusan.

Di Kecamatan ini juga saya beraktivitas. Kecamatan Koto XI Tarusan merupakan kecamatan yang terletak paling utara di Kabupaten Pesisir Selatan. Berbatasan langsung dengan kota Padang. Jarak dari kota Padang lebih kurang 56 Km. Sebenarnya, perjalanan dari Kota Padang menuju Mandeh dapat ditempuh melalui jalur darat dan laut. Pada postingan kali ini saya hanya akan membahas perjalanan jalur darat saja.
Kawasan wisata mandeh memiliki panorama yang sangat indah. Sungguh sangat indah. Betapa tidak, pulau-pulau kecil yang tertata dengan sangat anggun, mengelilingi dan mengurung sebahagian hamparan laut sehingga membuatnya seperti danau yang bocor pada sisinya. Hmm...sungguh pemandangan yang menentramkan hati. Pemandangan di pagi hari membuat mata membiru akibat pantulan air lautnya yang jernih. Pemandangan di sore membuat takjub akan rona kemerahan matahari terbenam.

Sewaktu saya kecil, daerah ini menjadi tempat tujuan bermain. Menggunakan sepeda, saya dan teman-teman mengayuh dengan semangat menuju puncak bukit, tempat dimana ditawarkan keindahan kawasan Mandeh tersebut. Jika tidak salah, jarak tempat tersebut dari rumah tersebut lebih kurang 4 Km. Sesampai di puncak bukit tersebut, hilang kepenatan kami. Pada saat sekarang puncak bukit tersebut menjadi pilihan utama kaum muda untuk menghabiskan waktu senja.

Kawasan Wisata Mandeh masuk ke dalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Nasional (RIPPNAS). Mandeh resort disejajarkan dengan Biak dan Bunaken. Jika Biak dan Bunaken di wilayah timur, maka Mandeh Resort dijadikan pusat pengembangan wisata bahari di wilayah barat Indonesia. Dahsyatkan? Melihat keindahan dan eksotisme yang ditawarkan, saya pikir wajarlah jika Mandeh disejajarkan dengan tempat indah lainnya di Indonesia.

Mengapa tidak, saya saja yang hampir tiap minggu menikmati pemandangannya, tidak habis-habisnya berdecak kagum. Apalagi anda yang belum pernah kesini.

Aktifitas yang bisa memungkin dilakukan di kawasan mandeh diantaranya memancing (Fishing), menyelam (Diving and Snorkling), berkemah (Camping), berenang (Swimming and Sunbean), lintas alam (Cross Country), ski air dan jet ski panorama (Sight Seeing), golf, salju sampan, selancar (Surfing), berburu, gantole, paralayang, panjat tebing dan lain-lain.

Sayangnya, dari sekian banyak gugusan pulau yang tersedia, baru satu, pulau cubadak yang telah diberdayakan oleh investor dari Italia. Padahal banyak pulau lain yang menjanjikan kenikmatan natural yang tiada dua. Namun, dengan dijadikannya kawasan ini menjadi RIPPNAS, saya yakin kawasan ini akan berkembang menjadi kawasan wisata bahari raksasa dengan segala fasilitas dan kelengkapannya agar dapat disebut bertaraf nasional dan internasional.

Jika anda berminat untuk ikut menikmati salah satu tempat wisata bahari penuh pesona di wilayah barat indonesia ini, maka segera packing barang-barang anda dan bergegas menikmati Paradise in the South.

Salam Berry Devanda
Sumber

Designed By pasisia

Gambar tema oleh richcano. Diberdayakan oleh Blogger.